Terpisah 20 tahun karena merantau ke Malaysia Jumhartono di pertemukan kembali dengan sang anak Haryati
- account_circle admin
- calendar_month Kam, 25 Sep 2025
- visibility 85

Tugasnegara |Bangka Selatan ~~~Jumhartono Kakek berusia 73 tahun yang merantau ke Malaysia selama 20 tahun Akhirnya berhasil di pulangkan dan dipertemukan dengan anak nya Haryati Oleh Polres Bangka Selatan bekerjasama dengan Konsulat RI di Tawau Malaysia akhirnya berhasil memulangkan seorang Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Jumhartono ke keluarganya di Toboali Kabupaten Bangka Selatan(25/09/2025)
Kapolres Bangka Selatan AKBP Agus Arif Wijayanto, mengatakan kepada awak media
“Jadi, awal Agustus kemarin, Saya mendapatkan informasi dari Konsulat RI di Tawau, Sabah Malaysia bahwa ada seorang pria tua dalam kondisi tidak sehat diantarkan oleh TKI disana ke Kantor Konsulat RI sari hasil komunikasi, didapati keterangan bahwa beliau memiliki seorang anak yg tinggal di Toboali Bangka Selatan,” kata Kapolres.
Usai menerima informasi itu, Kapolres Bangka Selatan langsung memerintahkan jajarannya untuk mengerahkan personil untuk mencari dan menelusuri keberadaan anak dari Jumhartono.
“Awalnya kita sedikit kesulitan mencari anaknya karena kurang informasi. Namun berkat kegigihan anggota kita, akhirnya didapatilah seorang wanita yang diduga anaknya Pak Jumartono bernama Haryati,” ungkap Kapolres.
“Kemudian, Ibu Haryati kita bawa ke Polsek untuk dihubungkan ke Pak Jumhartono melalui petugas Konsulat RI via video call. Hingga akhirnya Ibu Hayati menyatakan bahwa benar itu adalah Bapaknya,” sambungnya.
Melalui proses yang panjang sekitar 1 bulan lebih, akhirnya Jumhartono dapat dipulangkan dan tiba di Pangkalpinang pada 21 September 2025.
“Alhamdulillah, Pak Jumhartono nya tiba dengan selamat sampai di Pangkalpinang.
Kemudian, kita bawa langsung ke Polres Bangka Selatan didampingi petugas Konsulat RI untuk selanjutnya mempertemukan Bapak dan anaknya ini setelah 20 tahun lama berpisah,” terang Agus.
Sementara itu, tangis haru dan bahagiapun pecah saat Hayati dipertemukan dengan ayahnya yang sudah 20 tahun lebih tak berjumpa.
“Awalnya kita sudah pasrah karena sudah 20 tahun lebih tidak bertemu. Jadi seperti dianggap sudah meninggal dunia. Tapi takdir berkata lain, kita masih dipertemukan dengan ayah,” ucap Haryati terus memeluk sang ayah.
“Kami sangat merasa bersyukur alhamdulillah dan mengucapkan berterimakasih banyak kepada Pak Kapolres Bangka Selatan dan jajarannya serta pihak dari Konsulat RI yang berada di Malaysia,” pungkas Haryati***Tim/Red
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar