Pemkot Buka Pertemuan Penguatan Forum Penguatan Pencegahan Dan Pengendalian AIDS, Tuberkolosis dan Malaria
- account_circle EdonkRedaksi
- calendar_month Sel, 15 Sep 2026
- visibility 35

PANGKALPINANG,— Pemerintah Kota Pangkalpinang terus memperkuat komitmen penanggulangan penyakit menular melalui pengoptimalan alokasi anggaran tingkat bawah.
Hal itu ditegaskan saat Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Pangkalpinang, Agustu Efendi, mewakili Sekretaris Daerah membuka Pertemuan Penguatan Forum Kemitraan Pemanfaatan Dana Kelurahan untuk Pencegahan dan Pengendalian AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (PP ATM) di Sun Hotel Pangkalpinang.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Asosiasi Dinas Kesehatan (ADINKES) tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang beserta jajaran, serta jajaran lurah dan pemangku kepentingan lintas sektor se-Kota Pangkalpinang.15/9/2026

Dalam pertemuannya, Agustu Efendi menegaskan pentingnya keterlibatan aktif pemerintah di tingkat kelurahan untuk memperkuat deteksi dini serta pencegahan tiga penyakit menular utama tersebut di tengah masyarakat.
“Pemanfaatan dana kelurahan harus disinergikan secara optimal untuk mendukung sektor kesehatan dasar. Penguatan forum kemitraan ini menjadi langkah strategis agar alokasi anggaran tepat sasaran dan berdampak langsung pada penurunan kasus ATM di Kota Pangkalpinang,” kata Agustu.
Ia juga menjelaskan bahwa penanganan isu kesehatan masyarakat tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada Dinas Kesehatan. Menurutnya, dibutuhkan keterlibatan bersama hingga ke struktur pemerintahan paling bawah agar penanganan pencegahan berjalan efektif.
“Sinergi antara pemerintah daerah, perangkat kelurahan, ADINKES, serta elemen masyarakat adalah kunci utama. Melalui wadah ini, kita dorong pemenuhan komitmen bersama agar setiap kelurahan memiliki program pencegahan ATM yang terencana dan berkelanjutan,” lanjutnya.
Melalui penguatan forum kemitraan ini, Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap seluruh kelurahan dapat menyusun skema penganggaran dana kelurahan yang responsif terhadap isu kesehatan, sehingga angka kasus AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria dapat ditekan secara signifikan.
- Penulis: EdonkRedaksi

Saat ini belum ada komentar