Penanaman Perdana Padi Gogo Lapas Binaan Pangkalpinang, Agustu Afendi Memberikan Dampak Terhadap Perekonomian dan PAD Kota Pangkalpinang
- account_circle EdonkRedaksi
- calendar_month Sel, 6 Okt 2026
- visibility 22

PANGKALPINANG,-Tugasnegara.com
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Mewakili Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang Sekretariat Daerah (Setda) Kota Pangkalpinang, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Pangkalpinang, serta Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kegiatan turut dihadiri Pelaksana Harian Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispaper) Kota Pangkalpinang, Camat Gerunggang, Lurah Tuatunu Indah, Komandan Rayon Militer Taman Sari, Kepala Kepolisian Sektor Gerunggang, Lembaga Adat Melayu (LAM), serta masyarakat Tuatunu,Selasa ( 6/10/2026).
Kegiatan penanaman padi gogo merupakan bagian dari program kelurahan Binaan Lapas Pangkalpinang untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan.
Pemerintah kota Pangkalpinang dalam kegiatan ini mendorong kawasan pangan Terpadu dikelurahan Tuatunu indah kecamatan Gerunggang untuk menjadikan salah satu destinasi agrowisata di kota Pangkalpinang.
Agustu Afendi Assisten l pemerintah dan kesejahteraan rakyat mewakili pemerintah kota Pangkalpinang mengatakan , keberadaan kawasan pangan Terpadu yang dikembangkan lembaga pemasyarakatan ( Lapas) kelas ll Pangkalpinang bersama dengan sejumlah pihak, menjadi sebuah langkah yang positif bagi pembangunan kota Pangkalpinang.

Kami pemerintah kota Pangkalpinang akan memberikan dukungan agar kawasan tersebut tidak hanya menjadi lahan pertanian, dan juga akan memiliki nilai wisata dan ekonomi bagi masyarakat Tuatunu dan Pangkalpinang,,ujar nya.
” Ini langkah baik untuk untuk mengoptimalkan lahan menjadi lebih produktif ke depan, kami berhararap dan berharap memberikan manfaat ekonomi dan meningkatkan pendapatan asli daerah kota Pangkalpinang.”
Kepala Lapas Pangkalpinang, Febie Dwi Hartanto, mengatakan penanaman padi gogo menjadi langkah awal untuk mengoptimalkan lahan sekaligus mendorong keterlibatan warga dalam pemanfaatan potensi wilayah.
“Harapannya, kegiatan ini tidak berhenti pada seremoni, tetapi dapat terus berjalan dan berkembang secara bertahap. Kami bersama warga Tuatunu akan mengelola potensi lahan yang ada dengan dukungan penyuluh pertanian, sehingga hasilnya dapat dirasakan dan memberikan nilai tambah bagi lingkungan sekitar,” ujar Febie.
Menurutnya, Kelurahan Binaan akan terus diarahkan pada pemanfaatan berbagai potensi yang dimiliki Tuatunu Indah, tidak hanya melalui sektor pertanian.

“Kami ingin inisiatif ini tumbuh bersama warga. Ke depan, area ini diharapkan tidak hanya menghasilkan pangan, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai agrowisata,” tambahnya.
Kakanwil Ditjenpas Kepulauan Bangka Belitung, Ade Agustina, mengapresiasi inisiatif Lapas Pangkalpinang dalam mengembangkan Kelurahan Binaan melalui Kawasan Pangan Terpadu.
“Pemasyarakatan tidak hanya tentang pembinaan di dalam Lapas, tetapi juga membangun hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan produktif. Kami berharap kolaborasi ini terus berjalan agar kawasan ini berkembang, memberikan manfaat Untuk masyarakat,” ujar Ade.
Pengembangan Kawasan Pangan Terpadu akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan Warga Binaan, masyarakat Tuatunu, Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Pangkalpinang, Baznas, dan LAM.
Lahan uji coba seluas satu hektare diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Penanaman padi gogo varietas Drupadi menjadi langkah awal membangun kawasan yang produktif, edukatif, dan bernilai ekonomi bagi warga binaan serta masyarakat Tuatunu Indah.
- Penulis: EdonkRedaksi

Saat ini belum ada komentar