Walikota dan Wakil Walikota Bersama Dandim,Kapolresta Rapat Koordinasi Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan
- account_circle EdonkRedaksi
- calendar_month Sel, 8 Sep 2026
- visibility 40

PANGKALPINANG,— Pemerintah Kota Pangkalpinang mengintensifkan langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan membentuk satuan tugas (satgas) gabungan serta menyiagakan enam posko terpadu. Keputusan strategis ini disepakati dalam Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla di Ruang SRC Lantai 2 Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Selasa ( 8/9/2026).
Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Ir. Drs. H. Saparudin, mengungkapkan bahwa pembentukan satgas dan penyiapan posko ini merespons prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi puncak musim kemarau berlangsung hingga Oktober.
“Puncak musim panas menurut laporan BMKG terjadi pada September hingga Oktober ini. Meskipun ada potensi hujan dalam dua hari ke depan, cuaca panas terik diperkirakan kembali melanda hingga Oktober,” kata Saparudin usai memimpin rapat koordinasi tersebut.
Saparudin menjelaskan bahwa satgas gabungan ini melibatkan personel dari BPBD, Polres, Kodim, Kejaksaan Negeri, jajaran dinas terkait, hingga BUMN di Kota Pangkalpinang. Untuk menunjang operasional di lapangan, pemerintah memanfaatkan fasilitas Posko Pemadam Kebakaran (Damkar) yang sudah ada.
Ia menyebutkan bahwa terdapat enam posko Damkar yang dialihfungsikan menjadi posko gabungan untuk mempermudah koordinasi dan mempercepat respons penanganan kebakaran di wilayah terdampak.
Selain kesiapan infrastruktur dan personel, Pemkot Pangkalpinang menekankan pentingnya upaya pencegahan melalui penegakan hukum. Saparudin mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar selama musim kemarau berlangsung.
Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan ragu menindak tegas warga yang sengaja melakukan pembakaran lahan. Menurutnya, Kapolres Pangkalpinang siap memanggil dan memeriksa siapa saja yang terbukti sengaja memicu kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Kota Pangkalpinang.
Rapat koordinasi tingkat kota ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Prof. Saparudin, Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna, Pj. Sekda, para asisten, jajaran Kepala OPD, hingga camat se-Kota Pangkalpinang.
Kapolresta , Dandim Pangkalpinang Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu meminimalkan risiko bencana asap serta menjaga kondusivitas lingkungan selama puncak kemarau.
- Penulis: EdonkRedaksi

Saat ini belum ada komentar