Walikota Saparudin Zikir Merupakan Salah Satu Bentuk Mengingatkan Allah, Zikir Doa Kebangsaan Di Masjid Kubah Timah di Hari Jadi Kota Pangkalpinang ke 269
- account_circle EdonkRedaksi
- calendar_month Kam, 17 Sep 2026
- visibility 36

PANGKALPINANG-Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin Masyarif (Prof. Udin) mengajak masyarakat memperbanyak zikir, doa, serta kepedulian terhadap sesama dalam momentum Hari Jadi ke-269 Kota Pangkalpinang.
Ajakan itu disampaikan Prof Udin saat menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Masjid Agung Kubah Timah, Kamis (17/9/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-269 Kota Pangkalpinang.
Prof Udin menyebut menjaga bumi Pangkalpinang tidak hanya dilakukan melalui pembangunan secara fisik, tetapi juga dapat diwujudkan lewat kegiatan keagamaan serta kepedulian sosial.
“Mari memelihara bumi Pangkalpinang, salah satunya berzikir malam ini,” katanya.
Menurut Prof Udin, zikir merupakan salah satu bentuk mengingat Allah. Dengan memperbanyak mengingat Allah, dia berharap masyarakat Pangkalpinang mendapat keberkahan dan kehidupan semakin sejahtera.
“Zikir itu mengingat Allah. Insyaallah Allah akan memberikan berbagai kenikmatan sehingga masyarakat Kota Pangkalpinang ke depan semakin sejahtera,” ujarnya.
Selain mengajak masyarakat memperbanyak zikir, Prof Udin juga mendorong kepedulian terhadap anak yatim dan warga kurang mampu melalui zakat serta infak.
Dia meminta peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pangkalpinang diperluas hingga tingkat kelurahan dan masjid. Dengan jangkauan lebih dekat, masyarakat diharapkan semakin mudah menunaikan zakat dan infak.
“BAZNAS kita kalau bisa sampai ke kelurahan, masjid-masjid, dan zakat ini dipungut. Kalau perlu ke rumah-rumah,” katanya.
Prof Udin juga meminta kegiatan zikir tidak hanya berlangsung saat peringatan hari jadi. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pangkalpinang didorong lebih sering menggelar kegiatan serupa di masjid-masjid.
“Terima kasih, mudah-mudahan zikir tidak hanya malam ini. Saya minta MUI sering ke masjid-masjid mengajak masyarakat berzikir. Kalau kita ingat kepada Allah, Allah akan ingat kepada kita,” tuturnya.
Santuni 269 Anak Yatim
Zikir dan Doa Kebangsaan tersebut digelar Pemerintah Kota Pangkalpinang bekerja sama dengan MUI Kota Pangkalpinang, BAZNAS Kota Pangkalpinang, serta Pengurus Masjid Agung Kubah Timah.
Selain zikir dan doa, rangkaian kegiatan juga diisi dengan santunan bagi 269 anak yatim dan piatu serta penyerahan sertifikat halal kepada pelaku UMKM.
Ketua MUI Kota Pangkalpinang, KH Zainuddin Alwi, mengatakan zikir dan doa menjadi salah satu cara mengenang jasa para pahlawan dan pejuang sekaligus mensyukuri kemerdekaan serta perjalanan panjang Kota Pangkalpinang.
Menurut dia, perayaan kemerdekaan maupun hari jadi daerah tidak selalu harus diisi kegiatan hiburan. Momentum tersebut juga dapat diimbangi dengan kegiatan keagamaan.
“Alangkah baiknya mengenang jasa pahlawan dan pejuang di Pangkalpinang dirayakan dengan berzikir dan berdoa,” ujarnya.
Zainuddin mencontohkan, perayaan kemerdekaan di sejumlah daerah umumnya diisi perlombaan dan kegiatan hiburan. Karena itu, zikir dan doa dinilai dapat menjadi bagian dari rangkaian perayaan sebagai bentuk rasa syukur.
“Di banyak desa merayakan kemerdekaan dengan lomba dan pesta. Kita imbangin dengan berzikir dan berdoa, bersyukur atas kemerdekaan dan hari jadi Pangkalpinang,” katanya.
MUI Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM
Dalam kesempatan tersebut, MUI Kota Pangkalpinang juga menyerahkan sertifikat halal kepada sejumlah pelaku UMKM.
Zainuddin menyebut program tersebut merupakan salah satu bentuk pemanfaatan bantuan dan dana hibah untuk kembali diberikan kepada masyarakat.
Sebanyak sembilan UMKM telah mendapatkan fasilitasi sertifikasi halal dan datanya telah disampaikan kepada LPPOM Babel.
“Ini program MUI agar UMKM di Pangkalpinang punya sertifikat halal, sehingga masyarakat tidak ragu mengonsumsi. Ini program setiap tahun,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua BAZNAS Kota Pangkalpinang, H. Paidi, menjelaskan santunan anak yatim dan piatu awalnya direncanakan diberikan kepada 81 orang dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Setelah dilakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Pangkalpinang, jumlah penerima kemudian disesuaikan menjadi 269 anak, mengikuti usia Kota Pangkalpinang.
“Awalnya dalam rangka merayakan kemerdekaan, BAZNAS siap memfasilitasi santunan 81 orang. Setelah koordinasi dengan Pemkot, sekalian hari jadi menjadi 269 orang,” katanya.
Paidi menyebut kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Dia juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakat maupun kelebihan hartanya melalui BAZNAS Kota Pangkalpinang.
“Terima kasih kepada para muzaki yang menitipkan kelebihan harta di BAZNAS Kota Pangkalpinang untuk umat,” ujarnya.
Kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan turut dihadiri Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna, Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang Susanti Saparudin, unsur Forkopimda, sejumlah kepala OPD, serta perwakilan organisasi masyarakat Islam di Kota Pangkalpinang.
Penyerahan santunan kepada anak yatim dan piatu dilakukan secara simbolis. Sertifikat halal juga diberikan kepada sejumlah pelaku UMKM sebagai bagian dari program pendampingan usaha masyarakat.
- Penulis: EdonkRedaksi

Saat ini belum ada komentar