Rudianto Tjen dan Yayasan Rudi Center Gelar Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis di RSUD Pangkalpinang
- account_circle EdonkRedaksi
- calendar_month Sen, 26 Okt 2026
- visibility 19

PANGKALPINANG,— Bakti sosial operasi katarak gratis digelar Yayasan Rudi Center di RSUD Depati Hamzah, Pangkalpinang, pada 26 hingga 29 Oktober 2026. Kegiatan ini menargetkan 800 pasien dari Pulau Bangka, dengan sekitar 600 pasien telah terdaftar hingga pelaksanaan dimulai.
Yayasan Rudi Center merupakan lembaga pelayanan sosial dan kesehatan yang didirikan oleh Rudianto Tjen, Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan daerah pemilihan Bangka Belitung.
Rudianto mengatakan jumlah pasien yang terdaftar masih berpeluang bertambah. Pihaknya berharap informasi mengenai kegiatan tersebut dapat menjangkau masyarakat yang belum mengetahui adanya layanan operasi gratis ini.
“Kuota kita cukup besar. Berapa pun jumlah pasien katarak yang ada di Pulau Bangka, kita akan tangani. Target kita 800 pasien dan mudah-mudahan semuanya bisa kita selesaikan dengan baik,” kata Rudianto dalam sambutannya, Senin (26/10/2026).
Ia berharap masyarakat yang mengalami katarak, terutama mereka yang belum mendaftarkan diri, dapat memperoleh informasi mengenai pelaksanaan kegiatan tersebut.
Rudianto mengatakan bakti sosial operasi katarak gratis ini merupakan program yang telah dilaksanakan sembilan kali di Bangka Belitung. Hingga saat ini, program tersebut tercatat telah membantu sekitar 6.000 pasien menjalani operasi katarak.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kerja kemanusiaan untuk membantu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan mata tanpa terbebani biaya operasi.
“Berpolitik itu memperjuangkan hak-hak rakyat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya melalui pengobatan gratis. Kami tidak memilih golongan atau warna partai. Siapa saja boleh datang dan mengikuti operasi katarak ini,” ujarnya.

Ketua DPD PDI Perjuangan Bangka Belitung sekaligus Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen partainya dalam membantu masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan.
“Ini bentuk komitmen PDI Perjuangan untuk membantu masyarakat agar mereka yang mengalami gangguan penglihatan bisa melihat kembali. Alhamdulillah, selama sembilan tahun ini, sudah sekitar 6.000 orang di Bangka Belitung yang menjalani operasi katarak,” kata Didit.
Ia berharap masyarakat yang telah menjalani operasi dapat kembali beraktivitas dengan baik.

“Harapan saya, setelah bisa beraktivitas kembali, gunakan kesempatan ini untuk banyak beribadah. Kami juga berharap PDI Perjuangan terus diberi kekuatan untuk berbuat bagi rakyat,” ujarnya.
Bakti sosial ini melibatkan tim medis dari Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung, Yayasan Setia Bakti, Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami), serta kader PDI Perjuangan.
Setelah pelaksanaan di Pulau Bangka, kegiatan operasi katarak gratis serupa direncanakan berlanjut ke Belitung pada tahun depan. Rudianto menyebut jadwal yang semula direncanakan pada Maret kemungkinan bergeser ke April.
- Penulis: EdonkRedaksi

Saat ini belum ada komentar